Cara Tepat Mencegah Kebakaran Mobil Ala Sewa Mobil Jogja

sewa mobil jakarta, sewa mobil, rental mobil jakarta, rental mobil, transportasi, rent car, car rental, liburan, wisata, trisanggaraya.comSewa Mobil Jogja | Mobil terbakar? Ya, Potensi peristiwa ini kerap tak disadari atau bahkan dilupakan para pemilik mobil. Namun setelah membaca berita, melihat secara langsung atau menonton tayangan televisi, orang baru tersadar bahwa kejadian seperti bisa terjadi kapan pun, di mana saja dan menimpa siapa saja. Hanya, tak banyak orang yang memahami apa sebenarnya yang menjadi pemicu kejadian seperti itu. Begitu pun dengan langkah pencegahan serta tindakan seperti apa yang harus dilakukan kala peristiwa itu terjadi.

“Penyebab terjadinya kebakaran pada mobil itu karena hal-hal yang sepele. Mungkin karena yang sepele itulah sebagian besar orang tidak menyadari atau luput dari perhatian mereka,” tutur Antonius Suwandi, instruktur safety riding di perusahaan ban ternama saat ditemui di Jakarta. Menurut Antonius, fakta selama ini menunjukkan kebakaran mobil di tanah air tidak hanya terjadi pada mobil kelas menengah ke bawah saja. Mobil kelas mewah yang terbakar juga tidak bisa dihitung dengan jari tangan.

Kebakaran yang terjadipun disebabkan oleh hal yang sama, sistem kelistrikan, selang atau sambungan yang tidak rapi, kebocoran bahan bakar, hingga mesin kepanasan. Berikut ini ada beberapa kemungkinan penyebab kebakaran serta tips cara mengatasinya.

1. Pastikan Kabel Busi Tidak Terkelupas

Salah satu penyebab yang sering disebut sebagai penyebab kebarakan mobil selama ini adalah adanya permasalahan pada kabel busi. Maklum, busi merupakan komponen pemantik api yang digunakan proses pembakaran di ruang bakar mesin. Jika kabel mengelupas atau bocor, maka percikan api yang dihasilkan oleh busi bisa menyebar kemana-mana. Sementara di ruang mesin yang bersuhu panas dan terkadang terdapat ceceran atau tetesan minyak pelumas atau lainnya yang mudah tersulut api. Sehingga dengan cepat api akan menyambar dan akhirnya bisa menyebabkan kebakaran. Oleh karena itu setidaknya dilakukan pemeriksaan dan pengechekan sepekan sekali. Terlebih bila akan melakukan perjalanan jauh pastikan bagian ini benar-benar aman. Pemeriksaan akan lebih rutin lagi dilakukan manakala mobil sering dipakai seperti pada sewa mobil jogja yaitu di trisanggaraya.com

2. Hindari Bypass Sambungan Listrik

Terkadang rasa malas atau kondisi darurat/sementara dan ingin cepat selesai, orang kerapkali melakukan jalan pintas dengan sambungan atau by pass (biasanya orang menyebut jumper) sekering dengan kawat atau kabel. Padahal, orang tidak mengetahui persis kemampuan atau kapasitas kabel tersebut. Bila ternyata kabel itu tidak sanggup menghantarkan arus listrik yang besar, maka akan meleleh dan menimbulkan api. Akibat selanjutnya bisa ditebak, kobaran api pun akan terjadi.

Bila sangat terpaksa karena kondisi sangat darurat, sehingga harus melakukan langkah itu maka pastikan kabel yang digunakan juga memiliki kemampuan menampung arus listrik yang besar. Dan apabila telah sampai tujuan atau menemukan bengkel, segeralah memperbaiki sistem kelistrikan itu. Namun langkah yang bijaksana adalah, secara rutin melakukan pengecekan sistem kelistrikan secara rutin dan seksama untuk pencegahan. Meski tidak ada gejala apa pun, bila anda ke bengkel sempatkan untuk melakukan pengecekana sistem kelistrikan berikut kabel-kabelnya.

3. Jangan Sepelekan Sambungan Selang

Sambungan di pipa atau selang yang ada di ruang mesin juga merupakan salah satu bagian lain yang juga kerap dilupakan. Apapun jenis dan fungsi selang atau pipa itu sebaiknya diperhatikan. Upayakan untuk memeriksa secara rutin bagian sambungannya. Satu hal yang patut diingat, jangan sampai klem sambungan peranti itu bocor. Meski tidak memercikkan api atau gas bertegangan tinggi, namun karena letaknya di bagian ruang mesin yang notabene bersuhu lebih panas, selang atau pipa tersebut meledak.

“Karena tekanan udara di tabung selang atau pipa itu bisa bertambah tinggi akibat suhu panas. Bisa dibayangkan, di ruang sempit dengan dorongan tekanan udara yang besar pasti meledak,” kata Antonius.

Akibat ledakan tersebut bisa menyebabkan gesekan diantara komponen-komponen di ruang mesin dan berpotensi menyebabkan kebakaran. Terlebih bila selang atau pipa tersebut merupakan selang atau pipa yang terhubung ke saluran bahan bakar, seperti saringan bahan bakar, fuel pump, dan sebagainya.

4. Rawat Bantalan atau Bearing

Hal lain yang juga acapkali dilupakan orang adalah memeriksa bantalan atau bearing yang terbuka, misalnya bearing penyetelan tingkat ketegangan V-Belt. Pastikan bantalan tersebut dalam kondisi yang tepat sebagaimana semestinya, V-Belt tidak kendor dan tidak terlampau tegang. Mintalah penjelasan dan kepastian kepada mekanik yang menyetel atau memasang peranti itu, bahwa V-Belt telah terpasang dengan sempurna. Berikut kondisi bearing-nya.

Sebab kalau bearing tidak sempurna, akan terjadi gesekana yang seharusnya tidak terjadi. Akibatnya perangkat itu memanas dan bila hal itu terus menerus berpotensi menimbulkan percikan api yang juga akan menimbulkan kebakaran.

5. Periksa Air Radiator

Penyebab lainnya adalah mesin yang kepanasan akibat air radiator habis. Memang, bukan semata-mata karena radiatornya yang menyemburkan api. Tetapi karena mesin yang terlalu panas menyebabkan beberapa komponen di ruang mesin yang terbuat dari bahan karet, plastik, atau bahan lain yang mudah terbakar meleleh.
Bila hal itu terjadi dalam waktu yang cukup lama, bisa menyebabkan terjadinya api. Pasalnya plastik atau karet yang meleleh sangat mudah sekali terbakar. Pun saat itu tidak ada perciakan api, tetapi dari sentuhan komponen lain yang bersuhu panas bisa memantik api.

Lantaran itulah, memeriksa air radiator sebelum mobil digunakan sangat dianjurkan. Jangan hanya berpatokan pada teori. Misalnya, air radiator di mesin baru berkurang dalam waktu beberapa minggu atau dalam hitungan bulan. Karena antara teori dengan fakta yang ada, misalnya kondisi suhu atau iklim bisa jadi berbeda jauh. Terutama mobil yang sering disewakan yang mempunyai mobilitas tinggi seperti yang terjadi pada sewa mobil jogja.

6. Jangan Panik dan Sediakan Racun Api

Jangan panik dan takut apabila dijalanan terjadi juga percikan api dan kebakaran yang masih kecil. Cepat pinggirkan mobil  dan segera matikan mesin, bersamaan dengan itu tarik tuas kap mesin mobil. Bila api belum berkobar tetapi masih berupa kepulan asap cepat buka kap mobil dan biar terjadi pendinginan. Setelah itu ambil barangt-barang penting yang ada di mobil dan segera menjauhi mobil..

Jika telah terjadi percikan api, maka segera lakukan penyemprotan dengan racun api atau alat pemadam. Semprotkan hingga api benar-benar padam, setelah itu biarkan hingga mobil benar-benar dingin dan hubungi petugas lalu lintas. Satu hal yang patut Anda ingat sebaiknya melengkapi mobil Anda dengan tabung racun api atau pemadam kebakaran. Itulah beberapa penyebab terjadinya kebakaran di mobil dan langkah antisipasinya.

Share

No Responses to “Cara Tepat Mencegah Kebakaran Mobil Ala Sewa Mobil Jogja”
Leave a Reply

*

UA-20836380-1