Sewa Mobil Jakarta | Mobil dengan transmisi manual memang masih banyak beredar di jalanan ibukota apalagi di kota-kota besar yang tidak mengalami kemacetan yang parah seperti Ibukota Jakarta, pasti lebih senang dengan memakai transmisi manual. Hal ini karena banyak orang sudah merasa lebih nyaman dengan mobil bertransmisi manual ketimbang automatic. Faktor lainnya yang memungkinkan adalah perawatan yang lebih mudah & murah apabila menggunakan transmisi manual. Namun, bukannya transmisi manual diacuhkan begitu saja. Karena transmisi manual juga membutuhkan perawatan dan pemakaian yang tepat agar komponen tersebut bisa awet dan tahan lama.
Beberapa pengendara mengeluhkan bahwa ia harus seringkali mengganti pelat kopling yang cepat habis, padahal menurutnya jeda waktu penggantian pelat kopling belum lama. Tentu saja dengan seringnya mengganti pelat kopling berarti harus mengeluarkan uang yang lebih banyak. Seringnya penggantian plat kopling bisa disebabkan karena mobil memang sering dipakai jalan dengan kata lain mobilitasnya tinggi. Yang seperti ini biasanya terjadi pada mobil-mobil yang disewakan seperti pada sewa mobil jakarta sebagai contohnya pada trisanggaraya.com
Menurut pengalaman, salah satu penyebab paling umum cepat habisnya pelat kopling adalah tata cara mengemudi kendaraan yang kurang baik. Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami informasikan mengenai kopling dan tata cara mengendarai kendaraan agar kopling dapat bekerja secara optimal dan tentu saja tidak mudah rusak.
Mekanisme Kopling
a. Komponen kopling
Sistem kopling (clutch) terletak diantara mesin dan sistem penggerak (transmisi). Fungsi kopling tersebut yaitu sebagai penerus putaran mesin ke sistem penggerak. Sistem kopling terbagi dalam sejumlah komponen yang masing-masing memiliki fungsi saling mendukung bagi optimalisasi tugas penerus putaran mesin ke sistem penggerak. Satu set kopling terdiri dari pelat/piringan kopling (clutch disc), matahari (cover clutch), roda gila (flywheel), dan laher kopling (release bearing).
b. Prinsip Kerja Kopling
Saat pedal kopling ditekan, hubungan antara mesin dengan sistem penggerak (transmisi) terputus karena roda gila (flywheel) danpelat/piringan kopling (clutch plate) tidak saling bersinggungan sehingga tenaga yang dihasilkan oleh mesin tidak dapat diteruskan ke komponen penggerak. Lalu, bila pedal kopling dilepas atau tidak diinjak (difungsikan) maka hantaran putaran mesin akan kembali menggerakkan transmisi.
Penggunaan kopling yang BENAR
Agar kopling dapat berfungsi dengan sempurna serta tidak gampang mengalami kerusakan, maka berikut ini adalah tahapan penggunakan kopling yang dianjurkan :
Penggunaan kopling yang SALAH
Seringkali kita tidak mengetahui sebenarnya terdapat beberapa hal yang menjadikan komponen kopling cenderung mudah mengalami kerusakan. Berikut ini hal-hal yang dapat memudahkan komponen kopling mengalami kerusakan, antara lain :
Tips Merawat Kopling
Ada beberapa yang harus diperhatikan dalam merawat dan menggunakan mobil bertransmisi manual. “Hal-hal yang merusak dan harus dihindari adalah seperti saat macet dengan teknik menahan pedal kopling setengah. Begitu juga pada saat jalanan menanjak, banyak yang menggunakan teknik ini untuk menahan agar mobil tidak mundur, padahal seharusnya yang digunakan adalah rem tangan. Lalu pemakaian kasar dan untuk balapan juga menyebabkan kopling cepat rusak. Penggunaan seperti ini biasanya terjadi pada pengendara yang memakai jasa sewa mobil sehingga merasa bukan mobilnya sendiri dan cenederung serampangan pemakaiannya.
Lepas pedal kopling terlalu rendah juga bisa membuat kampas koling menjadi aus. Oleh karena itu jika memang sudah melepas pedal kopling, sebaiknya kaki tidak berada di pedal kopling, jadi pedal kopling benar-benar dilepas. Nah, jika hal tersebut dilakukan, kampas kopling pasti awet. Karena kopling seharusnya bisa bertahan hingga 80.000 KM atau sekitar 3 tahun.
Selain service rutin, ia menyarankan agar pengemudi juga harus memperhatikan jarak main pedal kopling. Kalau sudah tidak enak harus disetel ulang. Atau jika memang harus diganti, ya diganti. Daripada jebol dijalan lebih repot kan? Terutama mobil yang pemakainnya di kota besar Jakarta yang tiap hari macet sehingga kopling selalu dipergunakan.
Masalah umum yang terjadi pada kopling
Perhatian !!!
Jika pada saat menggunakan kopling, tercium bau terbakar, disarankan segera menghentikan kendaraan dan parkir terlebih dahulu karena indikasi tersebut menunjukkan bahwa terjadi panas tinggi pada kopling, hal ini dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem kopling. Dan hal ini sangat membahayakan pengendara terlebih bila sedang berada di jalan bebas hambatan yang kecepatannya sangat tinggi. Pengetahuan ini terkadang jarang diketahui oleh semua pengendara mobil terlebih kaum hawa yang bisanya hanya memakai dan apabila terjadi sesuatu dijalan, maka bisa berakibat fatal apabila tidak mengerti langkah-langkah yang harus dilakukan. Semoga inormasi yang disajikan oleh rental mobil jakarta ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi tambahan pengentahuan dan wawasan.